Selasa, 15 September 2026

Kembali ke Rumah Induk Lama

"Rumah" induk yang dimaksud di sini adalah tempat tugas induk Pak Guru sebagai seorang pendidik, yaitu di SD Negeri Anyar kecamatan Muara lakitan, sekolah tempat pengangkatan pertama sebagai pegawai negeri sipil terhitung mulai bulan Januari tahun 2010. Sudah satu dasawarsa lebih Pak Guru mengabdikan diri di sekolah dasar ini, sehingga alumni yang diluluskan pun juga bisa dibilang tidak sedikit. Tiga kali sudah berganti tampuk kepemimpinan kepala sekolah.

Bertugas sebagai guru kelas selama kurang lebih 12 tahun, terhitung mulai tanggal 8 Oktober 2022 Pak Guru diberi amanah sebagai pelaksana tugas kepala sekolah di SD Negeri Trans Pendingan kecamatan Muara Lakitan meneruskan kepemimpinan almarhumah Ibu Sri Sumarni, S.Pd kepala sekolah yang lama meninggal dunia karena terkena serangan jantung. Sekolah ini masih tergabung dalam satu gugus dengan SD Negeri Anyar, yaitu Gugus III Kecamatan Muara Lakitan. 

Melaksanakan tugas sebagai pelaksana kepala sekolah, Pak Guru sempat dilantik sebagai kepala sekolah definitif di SD Negeri Trans Pendingan pada tanggal 20 Maret 2024. Mendapatkan SK penugasan secara definitif memberi penguatan kepada Pak Guru dalam melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah. Pak Guru berharap bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk kemajuan sekolah.

Baru berjalan beberapa bulan sebagai kepala sekolah definitif di SD Negeri Trans Pendingan, karena perubahan regulasi Pak Guru dan beberapa teman yang kepala sekolah lain yang sempat dilantik beberapa waktu lalu harus menerima SK Pemberhentian sebagai kepala sekolah mulai tanggal 7 Februari 2025 dari Bupati Musi Rawas. Hal disebabkan karena hambatan administratif, regulasi, dan kepegawaian di SIM KSPSTK. Kami belum memiliki sertifikat Calon Kepala Sekolah. Meskipun Pak Guru dan beberapa teman kepala sekolah yang lain merupakan alumni Guru Penggerak namun, sertifikat Guru Penggerak tersebut sudah tidak bisa dipakai lagi untuk pengajuan sebagai kepala sekolah. 

Pada saat itu Pak Guru merasa lega mendapatkan SK Pemberhentian sebagai Kepala Sekolah, karena Pak Guru merasa beban sebagai kepala sekolah ternyata sangat luar biasa. Baik beban kerja maupun beban sosial emosional. Sosok kepala sekolah haruslah benar-benar sesosok "makhluk" yang tahan banting dalam setiap situasi dan kondisi. Kepala sekolah harus bisa menjadi mesin motor bagi kelangsungan hidup sebuah sekolah. Namun, perasaan lega itu hanya beberapa saat saja karena beberapa hari kemudian Pak Guru kembali dipanggil ke Dinas Pendidikan untuk diberikan SK Pelaksana Tugas sebagai kepala sekolah di SDN Trans Pendingan lagi mulai tanggal 7 Februari 2025. 

Melaksanakan tugas di SD Negeri Trans Pendingan kurang lebih tiga setengah tahun memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran yang berharga serta mendukung jenjang karir Pak Guru. Pak Guru bisa menyelesaikan pendidikan magister hinggga bisa dimasukkan ke dalam jenjang karir kepegawaian ketika masih menjadi pelaksana tugas kepala sekolah di SD Negeri Trans Pendingan. Pun juga Pak Guru bisa menyelessaikan pendidikan Guru Penggerak pada tahun 2024 ketika masih bertugas di sekolah ini. Namun demikian ketika status Pak Guru masih sebagai pelaksana tugas kepala sekolah, data kepegawaian Pak Guru kembali ke SD Negeri Anyar, sehingga Pak Guru memiliki dua rumah dalam melaksanakan tugas sebagai pegawai.

Di tengah perjalanan sebagai pelaksana tugas kepala sekolah, Pak Guru berkesempatan mengikuti diklat Bakal Calon Kepala Sekolah tahap satu yang dilaksanakan pada tanggal 6-22 September 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumatera Selatan. Bagi peserta yang lulus Diklat ini nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan calon kepala sekolah yang dipersyaratkan pada SIM KSPSTK untuk diangkat sebagai kepala sekolah.

Masa tugas Pak Guru sebagai pelaksana tugas kepala sekolah di SD Negeri Trans Pendingan berakhir karena Pak Guru ditugaskan sebagai pelasana tugas kepala sekolah di SD Negeri Anyar, menggantikan Kepala Sekolah  lama yang telah memasuki masa purna bakti. Pada bulan Juni 2026 Pak Guru sudah kembali aktif di SD Negeri Anyar sehingga saat ini Pak Guru kembali memiliki satu rumah induk data kepegawaian yaitu di SD Negeri Anyar. Untuk selanjutnya Pak Guru memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan dan memajukan pendidikan di SD Negeri Anyar. Semoga Tuhan YME, Allah SWT selalu memberikan jalan yang terbaik.

Sabtu, 07 Maret 2026

Marhaban Yaa Ramadhan 1447 H

Marhaban Yaa Ramadhan... Selamat datang bulan pernuh berkah, bulan yang penuh ampunan. Rasa syukur selalu kami ucapkan, atas segala nikmat dan karunia yang selalu dilimpahkan sehingga masih dipertemukan kembali dengan bulan penuh berkah, bulan Ramadhan tahun ini.

Jumat, 19 September 2025

BCKS HARI KETUJUH

Hari ketujuh pelatihan BCKS, masih mengimplementasikan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dimulai dari bangun pagi dan beribadah. Seperti jadwal kegiatan di hari-hari sebelumnya, kegiatan BCKS diawali dengan bangun pagi dilanjutkan sholat Subuh berjamaah. Sebagai petugas piket untuk memimpin kegiatan adalah peserta dari kelas 5. 

Jumat, 20 Juni 2025

Keseruan Penggalang Gugus Depan Pramuka SDN Trans Pendingan Mengikuti Kegiatan Penjelajahan

Sumber : Dokumentasi WAG SDN Trans Pendingan

Kegiatan penjelajahan bagi Penggalang dapat diselenggarakan untuk memperkuat pembinaan karakter anggota pramuka melalui pengalaman di alam terbuka dan pengakuan pencapaian syarat kecakapan umum (SKU). Kegiatan ini bertujuan membentuk jiwa mandiri, disiplin, dan tangguh, serta meningkatkan kecintaan terhadap alam. Penjelajahan memberikan pengalaman praktis dalam keterampilan kepramukaan bagi angota pramuka penggalang di Gugus Depan 03.267-03.268 Pangkalan SD Negeri Trans Pendingan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Gugus Depan 03.267-03.268 yang berpangkalan di SD Negeri Trans Pendingan mengadakan kegiatan penjelajahan dalam rangkaian pelantikan anggota pramuka Penggalang Ramu.

Selain untuk memberikan pengalaman praktis keterampilan kepramukaan, kegiatan penjelajahan ini juga dilaksanakan dalam rangka melaksanakan program kerja Gugus Depan 03.267-03.268 tahun 2025. Kegiatan ini juga sebagai wahana refreshing bagi adik-adik pramuka penggalang setelah pelaksanaan Sumatif Semester (SAS) Genap tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan penjelajahan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 17 Juni 2025, mengambil lokasi penjelahan di area lingkungan sekitar sekolah menyusuri desa Pendingan.

Kegiatan penjelajahan diikuti oleh adik-adik pramuka penggalang yang dikelompokkan menjadi 6 regu terdiri dari 3 regu putra dan 3 regu putri yang masing-masing regu terdiri dari 8-10 anggota. Regu putra ada Regu Harimau, Regu Singa, dan Regu Cobra. Sedangkan regu putri ada Regu Anggrek, Regu matahari, dan Regu Melati.

Kegiatan penjelajahan dilaksanakan dalam empat pos, di mana tiap-tiap pos diberi tantangan yang harus diselesaikan oleh masing-masing regu sebelum melanjutkan penjelajahan ke pos berikutnya. Materi yang diberikan meliputi Pos 1: memecahkan sandi kotak, Pos 2: keterampilan simpul, Pos 3: ketajaman indera penciuman, dan Pos 4: out bond. 

Sumber : Dokumentasi WAG SDN Trans Pendingan

Sumber : Dokumentasi WAG SDN Trans Pendingan






Kegiatan penjelajahan yang dilaksanakan dapat . 

Jumat, 28 Februari 2025

Gugus Depan Gerakan Pramuka Musi Rawas 03.267-03.268 Mengadakan Mugus Tahun 2025

Foto Bersama Kamabigus, Ka Kwarran, dan Pengurus Gudep terpilih. Sumber : Dokumentasi WAG Sekolah

Musyawarah Gugus Depan (Mugus) merupakan musyawarah tertinggi dalam organisasi kepramukaan di tingkat gugus depan. Berdasarkan surat imbauan dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan Nomor: 777/05-H tanggal 14 November 2024 tentang Mugus Pangkalan SMP dan SD, Gugus Depan Gerakan Pramuka Musi Rawas 03.267-03.268 yang berpangkalan di SDN Trans Pendingan melaksanakan kegiatan Mugus pada tanggal 25 Februari 2025. Peserta Mugus terdiri dari unsur Mabigus, Pembina Gudep, dan Dewan Penggalang Gerakan Pramuka Musi Rawas 03.267-03.268.

Kegiatan Mugus dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Muara Lakitan, Kak Suyamto, S.IP., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Mugus merupakan musyawarah tertinggi dalam kepramukaan dan sebisa mungkin setiap Gugus Depan melaksanakan Mugus setiap tiga tahun sekali. Beliau juga merasa bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gugus Depan 03.267-03.268 pangkalan SDN Trans Pendingan yang telah melaksanakan kegiatan Mugus dengan baik.

Penyerahan Palu Sidang, Sumber: Dokumentasi WAG Sekolah

Musyawarah dan rapat-rapat Mugus berbentuk sidang pleno yang dipimpin oleh presidium sidang.  Agenda acara pada kegiatan Mugus tersebut dibagi dalam beberapa persidangan, antara lain: Sidang Pendahuluan dengan agenda kegiatan adalah Upacara Pembukaan, Sidang Pleno I dengan agenda kegiatan Pembacaan, Pengesahan Tata Tertib Mugus, dan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Gudep periode 2022-2025. Sidang Pleno II dengan agenda kegiatan Pembentukan Komisi, Sidang Komisi, dan Laporan Hasil Sidang Masing-masing Komisi. Sidang Pleno III dengan agenda kegiatan Pelantikan Pengurus Gudep Baru dan Serah Terima Jabatan. Sidang Pleno IV dengan agenda kegiatan Sambutan Ketua Gudep terpilih dan Kata Penutupan Mugus dari Kamabigus.

Kegiatan Mugus ini menghasilkan beberapa keputusan, di antaranya adalah penyusunan program kerja Pengurus Gudep dan pemilihan Ketua Gudep masa bakti 2025-2025. Ketua Gudep terpilih masa bakti tiga tahun ke depan yaitu Kak Riyan, M.Pd. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kakak-kakak pembina dan peserta Mugus serta memohon bimbingan dan kerjasamanya dalam memajukan gerakan pramuka di Gugus Depan pangkalan SDN Trans Pendingan dalam periode tiga tahun ke depan. Pada kesempatan itu pula, pengurus Gudep Gerakan Pramuka pangkalan SDN Trans Pendingan masa bakti 2025-2028 dilantik oleh Ka Kwarran .

Pelantikan Pengurus Gudep masa bakti 2025-2028 terpilih oleh Ka Kwarran. Sumber: Dokumentasi WAG Sekolah

Sambutan Ketua Gudep terpilih, Sumber: Dokumentasi WAG Sekolah

Dalam penutupannya Kamabigus Gerakan Pramuka pangkalan SDN Trans Pendingan berharap agar program yang telah tersusun dapat terlaksana dengan baik dan kepengurusan gudep masa bakti 2025-2028 yang telah terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.


Selasa, 05 November 2024

Serunya Festival Panen Hasil Belajar PGP Angkatan 10 Kabupaten Musi Rawas Tahun 2024

Foto: Kiriman Gambar di WAG

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 Kabupaten Musi Rawas telah usai. Sebagai puncak pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 adalah pelaksanaan Festival Panen Hasil Pendidikan Guru Penggerak (Panen Raya). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam satu rangkaian dengan kegiatan Lokakarya 7 PGP Angkatan 10 Kabupaten Musi Rawas yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024 di SDN 05 Plus Muara Beliti. Sedangkan Festival Panen Hasil Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Musi Rawas sendiri dilaksanakan pada hari Minggu, 27 Oktober 2024 di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Kompleks Agropolitan Center Muara Beliti.

Hadir pada kesempatan itu, jajaran Balai Guru Penggerak Sumatera Selatan yang diwakili oleh Bapak Amsi, S.Pd., M.Pd., Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Bapak Supriyadi, S.Pd., M.Pd. dan Kasie GTK Ibu Yunita Sari, M.Pd. Hadir juga para korwil dan pengawas satuan pendidikan kabupaten Musi Rawas, para kepala sekolah tempat Calon Guru Penggerak bertugas, guru senior bagi CGP yang berstatus sebagai kepala sekolah, Pengajar Praktik PGP Angkatan 10, dan tentunya para CGP Angkatan 10. 

Berbagai persiapan dilaksanakan oleh setiap kelompok untuk menyukseskan Festival Panen Hasil Pendidikan Guru Penggerak (Panen Raya) ini. Tak terkecuali kelompok kami yang beranggotakan 6 orang Calon Guru Penggerak, yaitu Arifin Bahtiar, S.Pd dari SMPN Giriyoso, Abdul Hadi dari SMKN Pertanian Tugumulyo, Nasirun, M.Pd dari SDN Trans Pendingan, Novi Riana, S.Pd dari SMPN Pelawe, Leni Oktaviani, S.Pd dari SMKN Pertanian Tugumulyo, dan Endang Sunaryati, S.Pd dari SMAN Marga Baru.

Selasa, 05 Desember 2023

Refleksi Intervensi Program Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu


Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Beston Palembang pada tanggal 3-5 Desember 2023. Pengalaman tersendiri tentunya bisa ikut menjadi peserta dalam kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai penutup dari rangkaian kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Di antaranya kagiatan yang penulis ikuti adalah Bimtek Penguatan Literasi Daerah di Hotel Grand Zuri Lubuklinggau pada tanggal  


Kegiatan kedua yang penulis ikuti adalah Pendampingan Komunitas Belajar antar Sekolah di SDN 2 Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas pada tanggal



Sabtu, 02 Desember 2023

Memperingati Hari Guru Nasional SDN Trans Pendingan Menggelar Pentas Seni dan Gelar Karya P5 Tema Bhineka Tunggal Ika

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini bertepatan dengan HUT PGRI ke 78. Seperti sekolah-sekolah lainnya, SDN Trans Pendingan juga ikut beruforia dalam memeriahkan Hari Guru Nasional tahun 2023. Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional kali ini dimulai pada hari Sabtu tanggal 25 November 2023 dengan melaksanakan upacara bendera. Karena PC Cabang PGRI juga melaksanakan upacara di waktu yang sama yang dipusatkan di SMAN Muara Lakitan, upacara di SDN Trans Pendingan dilaksanakan oleh dewan guru dan para siswa sedangkan pelaksana tugas Kepala Sekolah mengikuti upacara di kecamatan bersama Bapak Camat dan para pengurus PGRI kecamatan Muara Lakitan.
Puncak acara peringatan Hari Guru Nasional dilaksanakan pada tanggal 29 November 2023 yang lalu. Kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan Pentas Seni dan Gelar Karya P5 Tema Bhineka Tunggal Ika. Pada kegiatan tersebut ditampilkan karya-karya siswa SDN Trans Pendingan dan penampilan seni masing-masing kelas. Turut hadir pada acara tersebut Korwil Pendidikan Kecamatan Muara Lakitan Bapak Suyamto S.IP., M.Pd,  Kepala Desa Pendingan, Ketua Komite Sekolah SDN Trans Pendingan, Kepala Sekolah tetangga dan orang tua/wali siswa. 
Di sela-sela acara dilaksanakan pemotongan tumpeng nasi kuning sebagai simbol kemeriahan perayaan Hari Guru Nasional. Dan di akhir acara dilaksanakan pembagian hadiah lomba pidato dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad beberapa waktu yang lalu.
Selain sebagai rangkaian puncak peringatan Hari Guru Nasional, kegiatan ini juga sebagai puncak pelaksanaan kegiatan P5 di SDN Trans Pendingan pada penerapan IKM Mandiri. Kegiatan pentas seni dan gelar karya masih dikemas dalam bentuk yang sangat sederhana sebagai bentuk pembelajaran agi kami dalam melaksanakan kurikulum merdeka. Masukan-masukan yang membangun masih sangat kami harapkan untuk pelaksanaan kurikulum mendatang. Sampai jumpa lagi pada perayaan kegiatan P5 berikutnya.

Penggalang Ramu Pangkalan 03.267-03.268 SDN Trans Pendingan Juara Umum II Kemah Akbar Kwarran Muara Lakitan Tahun 2023

Kegiatan Kemah Akbar Kwarran Muara Lakitan Tahun 2023 dilaksanakan pada tanggal 9-11 November 2023 mundur dua minggu dari jadwal semula yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 20-21 Oktober 2023. Hal itu dikarenakan pada saat itu musim kemarau masih melanda. Cuaca panas masih ekstrim, bahkan terjadi bencana kebakaran lahan di mana-mana khususnya di wilayah kabupaten Musi Rawas. Kabut asap melanda sebagian besar wilayah kabupaten Musi Rawas sehingga Bupati mengeluarkan surat edaran kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Dengan pertimbangan itulah panitia mengambil kebijakan untuk menunda pelaksanaan Kemah Akbar.
Kegiatan Kemah Akbar tersebut mencakup semua golongan pramuka yang ada di wilayah Kwarran Muara Lakitan, mulai dari golongan siaga dengan Pesta Siaga, penggalang ramu (SD), penggalang rakit (SMP), dan penegak (SMA). Jika golongan penggalang dan penegak melaksanakan kegiatan dengan berkemah, kegiatan golongan siaga tidak ikut berkemah. Pesta Siaga dilaksanakan sehari pada hari Jum'at tanggal 10 November 2023. Pangkalan Gugus Depan SDN Trans Pendingan mengirimkan dua barung siaga untuk mengikuti kegiatan Pesta Siaga dan dua regu penggalang untuk mengikuti kegiatan Kemah Akbar. 
Rangkaian kegiatan kemah akbar diisi dengan berbagai macam perlombaan yang di dalamnya mencakpu materi keagamaan, pengetahuan, keterampilan, dan permainan. Perlombaan pada kegiatan Pesta Siaga antara lain Pentas Seni, Mewarnai, Azan (Pa) dan Tartil Surat Pendek (Pa), dan Estafet Gelang Karet. Pada kesempatan ini anak-anak siaga pangkalan SDN Trans Pendingan belum berhasil membawa pulang piala. Meskipun belum berhasil membawa pulang piala namun, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anak yang telah berani tampil berpartisipasi mewakili sekolah.
Jenis perlombaan pada golongan penggalang dan penegak antara lain LKBB, Cerdas Cermat, Azan (Pa) dan Tartil Surat Pendek (Pi) bagi penggalang Ceramah Agama bagi penegak, Hasta Karya, Pionering, Semaphore, Permainan  Besar, Hiking, dan Karnaval. Pada kesempatan kali ini adik-adik penggalang pangkalan gudep SDN Trans Pendingan berhasil membawa pulang beberapa piala, di antaranya Juara I Cerdas Cermat, Juara I Keagamaan Putri, Juara I Permainan Beregu, Juara II Keagamaan Putra, dan Juara III LKBB Putri. Dengan hasil terebut, adik-adik penggalang SDN Trans Pendingan juga berhak membawa pulang Juara Umum II pada kegiatan Kemah Akbar Tahun 2023 ini.
Kamabigus pangkalan SDN Trans Pendingan berpesan kepada adik-adik penggalang dan para pembina hendaknya jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang sudah diraih namun, hal prestasi tersebut dijadikan sebagai titik awal untuk meraih prestasi-prestasi yang lain baik dalam bidang kepramukaan ataupun bidang yang lain sehingga akan dapat mengangkat nama baik sekolah. Selamat dan sukses selalu untuk Gerakan Pramuka Pangkalan Gugus Depan SDN Trans Pendingan.

Jumat, 11 Agustus 2023

Pelantikan Penggalang Ramu SDN Trans Pendingan


Salah satu program kerja gerakan Pramuka di gugus depan 03.267-03.268 pangkalan SDN Trans Pendingan adalah melantik anggota penggalang yang sudah menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) tingkat Penggalang Ramu. Untuk merealisasikan program kerja pangkalan gudep SDN Trans Pendingan beegabung dengan pangkalan gudep yang ada di gugus dua dan tiga kecamatan Muara Lakitan. 
Kegiatan pelantikan ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan gugus depan lain di wilayah Gugus II dan III kecamatan Muara Lakitan dan dikemas dalam kegiatan persami (perkemahan Sabtu-Minggu) yang dilaksanakan pada tanggal ...
Anggota pramuka penggalang yang dilantik tingkat penggalang ramu adalah Seno Prayoga (penggalang putra), Laudya Cyntia Bella, Yuni Kayomah, dan Indun (penggalang puteri).

Selasa, 18 Juli 2023

Pembentukan DKR Kwaran Muara Lakitan Masa Bakti Tahun 2023/2024

Dewan Kerja Ranting (DKR) merupakan anggota pramuka penegak yang ditugaskan oleh pangkalan gugus depan  masing-masing untuk membantu Kwartir Ranting dalam melaksanakan program kerja yang sudah disusun.

Peringatan Tahun Baru Islam (1Muharam 1445 H)

Penanggalan Hijriah tahun 1444 H telah berakhir dan memasuki tahun baru 1445 H. Seperti biasa, malam ini peringatan tahun baru Islam di dusun kami ini dilaksanakan secara sederhana. Warga desa turut serta memeriahkan peringatan tahun baru Islam ini dengan antusias. Bapak-bapak, Ibu-ibu, para remaja, dan anak-anak hadir dalam acara tersebut. Bahkan tak sedikit ibu-ibu yang hadir sambil menggendong anaknya yang masih batita.

Acara dilaksanakan ba'da Maghrib di simpang tiga jalan dusun 3, 4, dan 5 desa Trans Muara Rengas kecamatan Muara Lakitan. Kegiatan ini seperti sudah menjadi tradisi di dusun kami, khususnya blok transmigrasi. Mengapa acara dilaksanakan di pertigaan jalan? Hal ini bukan karena untuk mengkeramatkan suatu tempat namun, karena banyaknya warga yang antusias untuk mengikuti acara peringatan tahun baru Islam ini. Seperti peringatan pada tahun-tahun sebelumnya, jika cuaca mendukung (tidak hujan) acara dilaksanakan di pertigaan jalan. Namun, jika cuaca tidak mendukung (hujan) acara dialihkan ke masjid. Hal itu didukung juga dengan penerangan jalan yang cukup memadai, di mana di pertigaan jalan tersebut sudah di pasang lampu tenaga surya yang cukup besar sehingga cahayanya lebih terang daripada tempat lain. Selain itu tempat ini juga mampu menampung lebih banyak warga desa yang hadir.

Turut hadir dalam acara peringatan tahun baru Islam malam ini adalah Kepala Desa Muara Rengas beserta perangkatnya. Hadir pula tokoh agama dan tokoh masyarakat dari desa induk (desa Muara Rengas). Dalam sambutannya, Kepala Desa (Yudi Suarsa) mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara peringatan tahun baru Islam 1445 H ini. Pada kesempatan ini Kepala Desa juga berpesan kepada warga desa agar selalu menjaga kekompakan dan kerukunan hidup bertetangga. Selain itu beliau juga berpesan agar warga desa selalu waspada terhadap kondisi ya g tidak diinginkan. Seperti peristiwa yang telah terjadi di desa tetangga.

Puncak acara peringatan tahun baru Islam diisi dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh pemuka agama setempat (Bapak Imam Muhayat) dan do'a yang dipimpin oleh Bapak H. Lukman. Yang menarik pada peringatan tahun baru Islam ini adalah warga desa yang hadir membawa berbagai makanan untuk disantap bersama-sama setelah acara selesai. Ada yang membawa nasi punjung, nasi bungkus, atau nasi ayam geprek. Nasi bungkus dan ayam geprek dibagikan kepada ibu-ibu dan anak-anak. Sedangkan nasi punjung dimakan bersama Bapak-bapak dan para remaja pria.

Harapan bersama semua warga desa adalah semoga di tahun baru Hijriah ini nanti berjalan dengan tidak ada halangan, rintangan, dan penuh Rahmat dari Allah SWT. Acara peringatan tahun baru Islam pun usai. Semua warga desa yang hadir pulang kembali ke rumah masing-masing. Di penghujung tulisan ini, penulis mengucapkan "Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1445 H" semoga Allah tambahkan nikmat iman dan nikmat sehat kepada kita semua, selalu Istiqomah dan lebih baik dari tahun sebelumnya, dimudahkan dalam mencari rezeki, dilancarkan segala urusan, diberikan usia yang berkah, bahagia dunia dan akhirat. Aamiin.

Sabtu, 18 Maret 2023

Hari Ketiga Pasca Banjir

Hari ketiga pasca banjir, kami masih disibukkan dengan kegiatan kebersihan sekolah. Rasa badan sudah tidak karuan lagi. Capek ya sudah pasti, bahkan dua hari belakangan badan ini rasanya sudah lenyu-lenyu semua. Tidak hanya diriku saja yang merasakannya. Semua rekan-rekan dewan guru, anak-anak murid juga merasakan hal yang sama. Namun demikian, kerja bakti ini harus dilanjutkan agar lingkungan sekolah kembali bersih. Setidaknya sisa-sisa sampah yang hanyut terbawa arus banjir dikumpulkan dalam beberapa titik penumpukan sampah untuk selanjutnya nanti dibakar jika sudah kering.

Kali ini lokasi kegiatan kebersihan dibagi per kelas.

Hari Kedua Kebersihan Sekolah

Hari kedua pasca banjir, lingkungan sekolah masih tampak sampah-sampah yang hanyut terbawa arus nyangkut di beberapa tempat. 

Kamis, 16 Maret 2023

Mengumpulkan Semangat Membersihkan Lingkungan Sekolah Pasca Banjir

Rabu sore lima belas Maret dua ribu dua puluh tiga kondisi sekolah masih tergenang banjir. Namun, volume air mulai menurun dibandingkan dua hari sebelumnya yang terus naik bahkan hingga sampai dada orang dewasa. Kedalaman air masih sebatas lutut orang dewasa. Kabar itu saya dari salah seorang guru yang terus memantau keadaan selama banjir. Melihat kondisi air yang sudah mulai surut, melalui WA grup sekolah saya menghimbau kepada guru-guru yang rumahnya tidak terdampak banjir agar hari Kamis pagi datang ke sekolah guna melihat kondisi terkini sekolah. Guru-guru pun menyambut baik himbauan itu.

Ketika saya tiba di sekolah suasana masih sepi. Nampak seorang siswa yang sudah datang. Saya perintahkan siswa tersebut untuk memanggil teman-temannya agar datang ke sekolah, karena sebelumnya memang belum ada pemberitahuan masuk sekolah. Saya tidak mengira jika banjir akan surut secepat ini, karena hari Rabu sore halaman sekolah masih dipenuhi oleh air. Keadaan sekolah ternyata sudah kering. Tampak seluruh permukaan lapangan dan halaman sekolah tertutup oleh lumpur. Aroma anyir khas banjir memenuhi seluruh lingkungan sekolah. Sambil berkeliling melihat kondisi sekolah, saya menghimbau agar guru-guru memanggil para siswa untuk datang ke sekolah melaksakan kerja bakti membersihkan lumpur di ruang kelas masing-masing.
Sementara guru-guru mengomandoi para siswa membersihkan kelasnya masing-masing, saya bergegas membeli tambahan peralatan kebersihan seperti ember, lima lantai, sorokan, dan kawan-kawannya. Dan ternyata alat-alat yang saya cari habis oleh banyaknya orang yang memerlukan peralatan yang sama untuk membersihkan rumah mereka masing-masing. Beruntung masih dapat dua buah ember dan satu buah sorok. 

"Jadilah, dari pada tidak dapat sama sekali", pikir saya.

Meskipun tidak semua anak-anak bisa hadir namun, mereka melaksanakan kerja bakti dengan penuh semangat di bawah bimbingan guru-guru. Bahkan wali murid kelas satu dan dua pun ada yang ikut peduli mengikuti kerja bakti.
 Karena guru-guru yang lain mengawasi anak-anak di kelas, pembersihan ruang kantor guru dikomandoi oleh Pak Riyan, M.Pd guru Agama Islam. 
Di tengah-tengah kerja bakti, saya berseloroh kepada Pak Riyan.
" Waduuhh...Pak, seumur-umur baru kali ini saya merasakan dampak langsung dari banjir. Ternyata seperti ini ya? Selama ini saya cuman dengar dan lihat beritanya saja."

Pak Riyan pun menimpali, "Sama, Pak. Saya pun juga baru kali ini."

"Lhaa waktu kejadian kemarin-kemarin?", tanya saya padanya.

" Saya kan baru dua tahun Pak tugas di sini, jadi waktu kejadian kemarin-kemarin saya belum ada di sini", jawab Pak Riyan.

Memang Pak Riyan guru PNS baru, angkatan 2020 jadi kami sama-sama baru pertama kali mengalami musibah banjir yang separah ini. Dengan penuh semangat kami melanjutkan kerja bakti sambil bercerita ke sana ke mari hingga tak terasa hari sudah siang. Kerja bakti hari ini diselesaikan sampai pada ruang kelas dan kantor guru. Hari esok masih dilanjutkan membersihkan ruang perpustakaan yang pasti kondisinya juga sngat parah. 
Tetap semangat untuk hari esok. 💪💪💪

*) semua foto sumber dokumen pribadi.

Selasa, 14 Maret 2023

Banjir Melanda Sekolahku

Minggu pagi sekira pukul sembilan aku baru membuka gawai dan melihat percakapan di WA grup sekolah yang ternyata telah ramai percakapan guru-guru kami yang menginformasikan bahwa air banjir luapan dari sungai Musi sudah mulai naik hampir sampai ke bibir teras perpustakaan yang mana gedung perpustakaan merupakan gedung yang paling rendah semenjak gedung sekolah kami mendapatkan rehap dari dinas PUPR dan selesai pada akhir tahun lalu. 

Memang sudah menjadi langganan setiap musim penghujan tiba, sekolah kami terkena dampak luapan sungai Musi. Kejadian ini menjadi peristiwa yang paling parah selama empat tahun terakhir. Bagiku sendiri ini adalah kejadian pertama kalinya melihat secara langsung kondisi sekolah yang terrendam banjir. Meskipun sekolah tempat tugasku yang lama terletak ditepi sungai Musi namun, terletak pada posisi yang lebih tinggi (tebing = bahasa daerah musi) sehingga meskipun debit air sungai Musi naik tapi tidak sampai menggenangi sekolah kami. Berbeda dengan sekolah tempat tugasku yang baru ini, setiap kali debit air sungai Musi naik pasti pertama sekali terkena dampak luapannya. 

Kembali ke topik pembicaraan, dalam percakapan melalui chat wa grup tadi juga dikirimkan beberapa foto keadaan sekolah pagi itu.

Sumber : Kiriman Guru di WA Grup Sekolah

Sumber : Kiriman Guru di WA Grup Sekolah

Sontak saja, membaca berita di WA Grup sekolah tersebut aku langsung bergegas menuju sekolah yang berjarak tempuh kurang lebih sepuluh menit dari rumah. Benar saja, setiba di lokasi air benar-benar sudah meluap. Di jalan depan sekolah air sudah setinggi lutut orang dewasa, sedangkan di halaman sekolah kami tinggi air masih sebatas betis orang dewasa.

Karena lupa membawa kunci kantor, segera kuminta tolong siswa kami yang kebetulan main air di lokasi sekolah untuk meminjam kunci kantor dan perpustakaan sekolah di rumah salah satu guru kami guna mengecek buku-buku perpustakaan dan perabotan kantor. Alhamdulillah pagi-pagi sekali beberapa orang guru kami sudah sigap untuk memindahkan buku-buku ke rak yang lebih tinggi. Keadaan semakin bertambah parah, volume air semakin meningkat. Tinggi ketika kutinggal pulang sudah sampai pada tangga kedua dan mulai naik ke teras perpustakaan.

Senin pagi, 13 Maret 2023 dengan ditemani beberapa orang guru aku mengecek kondisi sekolah. Jika kemarin banjir masih di sekitar lokasi sekolah, kini banjir sudah meluap ke mana-mana. Di jalan masuk kampung pun sudah terendam banjir. Kondisi air yang ketika kemarin aku tinggal baru memasuki teras perpustakaan, kini benar-benar sudah masuk ke dalam perpustakaan dan bahkan sudah sampai pada bibir teras gedung baru, di mana pondasi gedung yang baru sudah ditinggikan sekitar satu meter atau lebih. Kami menuju sekolah memilih jalan belakang sekolah karena jika lewat jalan depan sekolah tinggi air sudah sebatas dada orang dewasa. 

Hampir di sepanjang kampung air sudah masuk ke rumah-rumah penduduk. Tampak warga desa yang terkurung banjir di dalam rumahnya. Anak-anak yang bermain rakit batang pisang ataupun warga desa yang naik biduk mengevakuasi keluarganya dari banjir. Meskipun kami memilih jalan belakang sekolah tetap saja tingi air masih sebatas pusat orang dewasa.

Sumber: Dok Pribadi

Sumber: Dok Pribadi

Sumber : Kiriman Guru di WA Grup Sekolah

Sesampainya di sekolah, kami benar-benar dibuat terpana dengan pemandangan yang ada di depan mata. Bangunan sekolah benar-benar sudah dikepung oleh banjir. Air yang kemarin sebatas betis orang dewasa, kini benar-benar sudah sampai ke bibir teras. 



Celana yang semula kusingsingkan supaya tidak basah kini benar-benar tidak diindahkan lagi. Kami semua  nyemplung senyemplung-nyemplungnya, sudah tidak memikirkan lagi pakaian yang basah. Barang-barang di ruang kantor segera kami naikkan ke atas meja. Tak lupa kami cek kembali buku-buku di perpustakaan. Lagi-lagi kami dibuat terkesima. Air sudah sampai ke rak ketiga tempat kami menyimpan buku-buku kemarin. Pun juga hambal yang biasa kami gunakan untuk sholat Duha telah basah terkena air. Alhasil kami pun segera memindahkan buku-buku dan hambal tersebut ke atas meja, mencari tempat yang sela di antara buku-buku yang sudah disusun sebelumnya.

Sumber: Kiriman Guru di WA Grup Sekolah

Sumber: Kiriman Guru di WA Grup Sekolah

Setelah semua selesai kami pun pulang kembali ke rumah masing-masing melalui jalan belakang sekolah tadi. Kondisi banjir yang seperti ini tidak hanya terjadi di sekolahku saja. Kondisi serupa juga terjadi di jembatan menuju kampungku di Trans Muara Rengas. Volume air juga meningkat dengan cepat hingga selutut orang dewasa. Jika kondisi air tidak segera surut, kami benar-benar terkurung oleh banjir karena jembatan itu satu-satunya akses jalan ke luar dan masuk kampung kami. 

Berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, kami mendapat himbauan dari Dinas Pendidikan melalui Kasie Kurikulum SD bahwa untuk menghindari resiko hanyut dan tenggelam proses pembelajaran diliburkan sampai kondisi normal kembali. Kami hanya bisa berdo'a semoga banjir ini segera surut sehingga aktivitas belajar mengajar bisa kembali berjalan normal.

Kembali ke Rumah Induk Lama

"Rumah" induk yang dimaksud di sini adalah tempat tugas induk Pak Guru sebagai seorang pendidik, yaitu di SD Negeri Anyar kecamata...